Dari Sampah Jadi Eco Pillow! Ipda Edwin Ajak Anak-Anak Manipa Berinovasi
"Saya cerita kira-kira kalau plastik bisa diolah jadi apa saja, katanya bisa jadi eco paving, kemudian bisa dibuat eco pillow yang bantal ramah lingkungan. Saya tertariknya yang sederhananya, bantal," kata Edwin kepada detikcom.
Ipda Edwin menjelaskan bahwa proses pembuatan eco pillow cukup sederhana. Sampah plastik terlebih dahulu dikumpulkan, kemudian dicuci hingga bersih, lalu dipotong menjadi bagian-bagian kecil.
"Misalnya pembungkus wafer, jadi kita kumpul semua, kemudian kita harus bersihkan, kita keringkan, kita gunting. Kalau kresek merah yang besar itu kita butuhkan sekitar 9 untuk bisa jadi satu bantal kursi, kurang lebihnya gitu," kata dia.
Setiap sore, Ipda Edwin meluangkan waktu untuk mengajari anak-anak membuat bantal ramah lingkungan. Sebelum itu, ia lebih dulu mengajak mereka mengumpulkan sampah plastik di sekitar, lalu membersihkannya.
Tak hanya itu, Ipda Edwin juga melibatkan Bhabinkamtibmas untuk menjalankan program ini di masing-masing wilayah binaan mereka. Di Manipa sendiri, terdapat tujuh desa dengan total populasi sekitar 6.000 jiwa.
"Saya sudah mengerahkan Bhabinkamtimbas, kami di sini 7 desa terus ada dusun-dusunnya juga. Saya sudah arahkan dia, jadi tidak terfokus di Polsek saja, di sana juga kerja," kata Edwin.
Tulis Komentar
Anda harus login dulu untuk menulis komentar.