Kolaborasi Bappenas dan Jepang untuk Pengembangan Berkelanjutan IKN
Menanggapi hal tersebut, Takeda Sachiko memaparkan kerja sama JICA yang telah terjalin sebelumnya dalam pengembangan Ibu Kota Nusantara. Ia juga menekankan pentingnya memperluas kolaborasi ini agar Indonesia dapat memanfaatkan wawasan serta pengalaman Jepang dalam perencanaan dan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.
Sejalan dengan perkembangan pembangunan ibu kota baru, Sachiko menyebutkan bahwa pemerintah Indonesia menekankan pentingnya kerja sama yang lebih luas dalam konsep "Pengembangan Tiga-Kota." Kolaborasi ini bertujuan untuk mengintegrasikan pembangunan Ibu Kota Nusantara dengan Balikpapan sebagai pusat ekonomi di Kalimantan Timur serta Samarinda yang berperan sebagai ibu kota provinsi.
Dengan mempertimbangkan situasi ini, Sachiko menegaskan bahwa JICA berkomitmen mendukung Bappenas serta lembaga terkait dalam studi awal untuk merancang konsep yang akan menjadi fondasi bagi Pengembangan Tiga-Kota.
Kolaborasi antara ketiga kota ini dirancang untuk mendorong pembangunan yang saling melengkapi dan berkelanjutan di tiga aspek utama: ekonomi, sosial, dan lingkungan. Sinergi dalam pengembangan perkotaan ini diharapkan berkontribusi pada pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG), yaitu Goal 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur; Goal 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan; serta Goal 13 mengenai Aksi Iklim.
Pada momen penandatanganan tersebut, turut hadir Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas, Medrilzam, beserta jajaran Bappenas lainnya. Selain itu, acara ini juga diikuti secara daring oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kota Samarinda, serta Pemerintah Kota Balikpapan.
Tulis Komentar
Anda harus login dulu untuk menulis komentar.